1. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Kerangka Kompetensi Dokter Subspesialis Obginsos) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
- B. Memahami struktur portofolio pendidikan yang akan diisi sepanjang program.
- C. Memahami gambaran umum tata kelola mutu, pendidikan tenaga kesehatan, etika, dan arah karier subspesialis sebagai pengantar MK-13 dan MK-14.
- D. Buku 5 (Gizi Reproduksi) membahas penilaian dan tata laksana status gizi pada kehamilan, sebagaimana tercakup dalam kompetensi prosedur klinis nomor 12 pada Tabel 25 Kepkonsil.
2. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Kerangka Kompetensi Dokter Subspesialis Obginsos) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Memahami gambaran umum kesehatan reproduksi remaja dan IMS sebagai pengantar MK-08 dan MK-09.
- B. Mengintegrasikan kompetensi klinis, manajerial, dan berbasis masyarakat melalui studi kasus multidisiplin lintas rumah sakit-komunitas.
- C. Mengintegrasikan pemahaman lintas 13 bidang kompetensi Obginsos melalui studi kasus multidisiplin.
- D. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
3. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 03 (Model Biopsikososial dalam Kesehatan Reproduksi Perempuan) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Memahami gambaran umum gizi reproduksi dan kekerasan berbasis gender sebagai pengantar MK-06 dan MK-07.
- B. Menganalisis dilema etik khas Obstetri Ginekologi Sosial menggunakan empat kaidah dasar bioetik.
- C. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
- D. Memahami gambaran umum menopause, perawatan paliatif ginekologi, dan kesehatan reproduksi pada situasi krisis sebagai pengantar MK-10, MK-11, dan MK-12.
4. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 03 (Model Biopsikososial dalam Kesehatan Reproduksi Perempuan) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menerapkan prinsip komunikasi dan konseling nondirektif pada kasus dengan dimensi etik-sosial sensitif.
- B. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- C. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
- D. Buku 6 (Kekerasan Gender dan Medikolegal) membahas kerangka hukum dan tata laksana klinis kekerasan berbasis gender, sebagaimana tercakup dalam kompetensi prosedur klinis nomor 11 dan 13 pada Tabel 25 Kepkonsil.
5. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Pendahuluan Program Pendidikan Subspesialis Obginsos dan Filosofi Pendekatan Biopsikososial) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menguraikan determinan sosial kesehatan reproduksi perempuan dan relevansinya terhadap luaran obstetri-ginekologi.
- B. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
- C. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- D. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
6. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 05 (Peta Besar Kehamilan Remaja, KTD, dan Kesehatan Mental Perinatal) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- B. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
- C. Buku 4 (Kesehatan Mental Perinatal) membahas spektrum gangguan mental yang dapat muncul sepanjang periode kehamilan hingga pascasalin, sebagaimana tercakup dalam kompetensi prosedur klinis nomor 9 dan 10 pada Tabel 25 Kepkonsil.
- D. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
7. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Pendahuluan Program Pendidikan Subspesialis Obginsos dan Filosofi Pendekatan Biopsikososial) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- B. Memetakan hubungan Buku Utama terhadap 13 buku tematik, dokumen Panduan Praktik Klinis (PPK) rumah sakit, dan pedoman program berbasis masyarakat.
- C. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
- D. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
8. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Pendahuluan Program Pendidikan Subspesialis Obginsos dan Filosofi Pendekatan Biopsikososial) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- B. Mengidentifikasi landasan regulasi nasional yang membentuk kompetensi dan kewenangan klinis Konsultan Obstetri Ginekologi Sosial.
- C. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
- D. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
9. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 05 (Peta Besar Kehamilan Remaja, KTD, dan Kesehatan Mental Perinatal) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.
- B. Memahami gambaran umum kehamilan remaja, kehamilan tidak diinginkan, dan kesehatan mental perinatal sebagai pengantar MK-03 dan MK-05.
- C. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
- D. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 03 (Model Biopsikososial dalam Kesehatan Reproduksi Perempuan) pada mata kuliah Dasar dan Kerangka Kompetensi Obstetri Ginekologi Sosial?
- A. Menjelaskan model biopsikososial Engel dan aplikasinya secara spesifik pada kesehatan reproduksi perempuan.
- B. Menjelaskan sembilan komponen kompetensi penatalaksanaan klinis pada Tabel 19 Kepkonsil dan penerapannya dalam alur klinis biopsikososial.
- C. Skrining risiko sosial dan psikologis yang efektif harus terintegrasi dalam alur pelayanan rutin, bukan menjadi prosedur terpisah yang hanya dilakukan pada kasus yang "tampak" bermasalah.
- D. Menjelaskan dua puluh enam kompetensi prosedur klinis pada Tabel 25 Kepkonsil beserta kriteria kinerja minimalnya.