← Dashboard|Perpustakaan Digital Obsos
Tugas & Ujian Akademik  ›  Quiz 1 (Akhir Sesi 1)
QUIZ 1 (AKHIR SESI 1)

Quiz 1 — Penilaian Pemahaman Modul 01–05

SUMBER MATERI
Buku 1 Bab 1, Buku 1 Bab 2 + PPK-01, Buku 1 Bab 3, PPK-01 + PPK-18 (praktik), PPK-18
CAKUPAN MODUL
Modul 01–05
BENTUK
MCQ · 10 Soal
Petunjuk: Pilih satu jawaban yang PALING TEPAT untuk setiap soal. Setiap soal bernilai 10 poin (total 100 poin).
Soal Pilihan Ganda
1. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Instrumen dan Praktik Skrining Risiko Sosial-Psikososial Kehamilan) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Rujukan multidisiplin pada kasus kehamilan dan nifas dengan masalah biopsikososial memerlukan alur yang jelas dan terstandardisasi agar tidak bergantung pada inisiatif individual klinisi semata.
  • B. Modul ini tidak menyajikan materi baru, melainkan mengintegrasikan Modul 1-8: mulai dari skrining risiko sosial antenatal, kegawatdaruratan maternal, masa nifas biopsikososial, hingga rujukan multidisiplin dan dokumentasi.
  • C. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • D. Menjelaskan alur dan kriteria rujukan multidisiplin serta prinsip kerja tim pada kasus risiko sosial.
2. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Instrumen dan Praktik Skrining Risiko Sosial-Psikososial Kehamilan) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
  • B. Menerapkan prinsip dokumentasi rekam medis dan menyusun rencana tindak lanjut pascapersalinan berbasis bukti.
  • C. Rencana tindak lanjut pascapersalinan pada kasus dengan risiko biopsikososial sebaiknya disusun berdasarkan stratifikasi risiko yang dibangun sejak skrining antenatal dan diperbarui pada masa nifas.
  • D. Penentuan urgensi rujukan didasarkan pada hasil EPDS, item 10 (ideasi menyakiti diri), dan penilaian klinis status mental.
3. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Determinan Sosial Kesehatan Kehamilan dan Konsep Dasar Pendekatan Biopsikososial) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
  • B. Menjelaskan kepada ibu dan keluarga bahwa masalah biopsikososial pascasalin adalah kondisi medis yang dapat diobati, bukan kegagalan pribadi sebagai ibu
  • C. Membedakan baby blues, depresi postpartum, dan gangguan psikiatri nifas lain.
  • D. Modul ini mengulas kembali seluruh isi PPK-01 (Pengertian, Kriteria Diagnosis, Tata Laksana, Edukasi) sebagai persiapan ujian OSCE station kehamilan risiko sosial.
4. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 04 (Panduan Praktik Klinis Kegawatdaruratan Obstetri-Neonatal (PONED-PONEK)) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Mendemonstrasikan kompetensi konseling dan tata laksana awal kehamilan risiko sosial dalam format OSCE.
  • B. Mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8 dalam analisis kasus longitudinal.
  • C. Menerapkan skrining EPDS dan tata laksana awal sesuai PPK Nifas Biopsikososial.
  • D. Menjelaskan kriteria diagnosis dan tata laksana kegawatdaruratan obstetri-neonatal dasar hingga komprehensif sesuai PPK-18.
5. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Instrumen dan Praktik Skrining Risiko Sosial-Psikososial Kehamilan) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • B. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
  • C. Diagnosis ditegakkan melalui kombinasi anamnesis terarah, observasi klinis, dan skrining biopsikososial terstandar pada kunjungan ANC pertama, diulang tiap trimester.
  • D. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
6. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 05 (Skill Lab Simulasi Kegawatdaruratan Maternal Berbasis Tim) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
  • B. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • C. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
  • D. Mendemonstrasikan kerja tim dalam simulasi kegawatdaruratan maternal sesuai protokol PONED-PONEK.
7. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Instrumen dan Praktik Skrining Risiko Sosial-Psikososial Kehamilan) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
  • B. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • C. Menerapkan kriteria diagnosis dan tata laksana awal sesuai PPK-01.
  • D. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
8. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Instrumen dan Praktik Skrining Risiko Sosial-Psikososial Kehamilan) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Skrining psikososial terstruktur bertujuan mengidentifikasi ibu hamil dengan faktor risiko sosial dan psikologis secara sistematis, bukan mengandalkan kesan klinis semata yang rentan bias dan tidak konsisten antarpemeriksa.
  • B. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • C. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
  • D. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
9. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 04 (Panduan Praktik Klinis Kegawatdaruratan Obstetri-Neonatal (PONED-PONEK)) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
  • B. Jelaskan kepada pasien dan keluarga tanda bahaya kehamilan/persalinan/nifas serta pentingnya mencari pertolongan segera ("jangan menunggu").
  • C. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • D. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Determinan Sosial Kesehatan Kehamilan dan Konsep Dasar Pendekatan Biopsikososial) pada mata kuliah Kehamilan Berisiko Sosial-Psikososial, Kegawatdaruratan Maternal, dan Masa Nifas Biopsikososial?
  • A. Menjelaskan determinan sosial kesehatan kehamilan dan jalur kerjanya terhadap luaran maternal-perinatal.
  • B. Stigma dalam konteks kehamilan berisiko sosial dapat bersumber dari status perkawinan (kehamilan di luar nikah), usia (kehamilan remaja), status HIV, riwayat kekerasan seksual, atau kondisi kehamilan tidak diinginkan.
  • C. Menggunakan instrumen skrining biopsikososial dan KDRT terintegrasi ANC secara tepat.
  • D. Menjelaskan bahwa faktor sosial dan psikologis merupakan bagian sah dari kesehatan kehamilan, bukan aib yang harus disembunyikan.
🔒 KUNCI JAWABAN — KHUSUS KONSUMSI DOSEN / DPK (Bukan untuk Mahasiswa)
No. 1 → C
No. 2 → A
No. 3 → A
No. 4 → D
No. 5 → C
No. 6 → D
No. 7 → C
No. 8 → A
No. 9 → B
No. 10 → A