← Dashboard|Perpustakaan Digital Obsos
Tugas & Ujian Akademik  ›  Quiz 2 (Akhir Sesi 2)
QUIZ 2 (AKHIR SESI 2)

Quiz 2 — Penilaian Pemahaman Modul 06–10

SUMBER MATERI
Buku 2 (integrasi), Buku 2 Bab 4 + PPK Kontrasepsi Darurat, Buku 2 Bab 5 + PPK-06, Buku 2 Bab 6, PPK-03/06 (review)
CAKUPAN MODUL
Modul 06–10
BENTUK
MCQ · 10 Soal
Petunjuk: Pilih satu jawaban yang PALING TEPAT untuk setiap soal. Setiap soal bernilai 10 poin (total 100 poin).
Soal Pilihan Ganda
1. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kontrasepsi Darurat pada Perkosaan dan Kegagalan Kontrasepsi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Persiapan serviks merupakan tahap krusial sebelum D&E trimester lanjut untuk mengurangi risiko laserasi serviks dan perforasi uterus akibat dilatasi mekanis paksa.
  • B. Menjelaskan prinsip konseling nondirektif dan penerapan WHO MEC pada kasus komorbiditas.
  • C. Sesi ini dilaksanakan di skill lab menggunakan model anatomi, berfokus pada teknik pemasangan dan pencabutan IUD/implan dengan protokol keselamatan pasien, dinilai oleh instruktur menggunakan lembar DOPS.
  • D. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
2. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kontrasepsi Darurat pada Perkosaan dan Kegagalan Kontrasepsi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
  • B. Menerapkan panduan praktik klinis terminasi kehamilan risiko tinggi dan D&E sesuai regulasi dan etik.
  • C. Diagnosis dan indikasi telah dikonfirmasi tertulis oleh tim multidisiplin sesuai komponen 4 (Kriteria Diagnosis).
  • D. Shared decision making pada konseling kontrasepsi kompleks menggabungkan bukti klinis (kategori MEC), preferensi pasien, dan konteks psikososial dalam satu proses dialogis yang terstruktur.
3. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 08 (Standar Keamanan Prosedural: Checklist, Time-Out, dan Informed Consent) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
  • B. Jelaskan mekanisme kerja, efektivitas, durasi pemakaian, dan efek samping umum metode yang dipilih.
  • C. Melakukan konseling dan persiapan pemasangan kontrasepsi pada pasien dengan komorbiditas.
  • D. Indikasi terminasi kehamilan risiko tinggi ditegakkan bila memenuhi salah satu kriteria berikut, dikonfirmasi oleh tim multidisiplin:
4. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 07 (Panduan Praktik Klinis Komplikasi Pasca-Abortus Kompleks) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Penjelasan menyeluruh mengenai diagnosis, indikasi, dan tahapan tindakan, sebelum dan sesudah tindakan.
  • B. Mendemonstrasikan keterampilan teknis pemasangan/pencabutan IUD dan implan pada kasus kompleks.
  • C. Jelaskan kondisi klinis, rencana tindakan, dan tanda bahaya yang harus segera dilaporkan.
  • D. Menjelaskan indikasi medis dan persiapan prosedur D&E trimester lanjut.
5. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kontrasepsi Darurat pada Perkosaan dan Kegagalan Kontrasepsi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Klasifikasi komorbiditas dan kelayakan metode kontrasepsi ditegakkan berdasarkan kombinasi data anamnesis, pemeriksaan fisik, dan hasil penunjang, kemudian dipetakan ke kategori Kriteria Kelayakan Medis (MEC) WHO edisi ke-5 (2015):
  • B. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
  • C. Menjelaskan pilihan kontrasepsi darurat dan pertimbangan khusus pada kasus perkosaan.
  • D. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
6. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 09 (Studi Kasus Terintegrasi Kontrasepsi dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: konseling kontrasepsi, pemasangan AKDR/implan pada komorbiditas, D&E trimester lanjut, kontrasepsi darurat, komplikasi pasca-abortus, hingga standar keamanan prosedural.
  • B. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
  • C. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
  • D. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
7. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 09 (Studi Kasus Terintegrasi Kontrasepsi dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
  • B. Mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8 dalam analisis kasus.
  • C. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
  • D. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
8. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 10 (Simulasi OSCE Prosedur Kontrasepsi dan Keselamatan Pasien) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Modul ini mengulas kembali PPK-03 dan PPK-06 sebagai persiapan OSCE station prosedur kontrasepsi dan penanganan komplikasi pasca-abortus.
  • B. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
  • C. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
  • D. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
9. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kontrasepsi Darurat pada Perkosaan dan Kegagalan Kontrasepsi) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. Sebelum uraian rekomendasi klinis internasional, tata laksana kasus perkosaan WAJIB memperhatikan kerangka hukum Indonesia terkini (berlaku per Juli 2026):
  • B. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
  • C. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
  • D. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 10 (Simulasi OSCE Prosedur Kontrasepsi dan Keselamatan Pasien) pada mata kuliah Kontrasepsi pada Komorbiditas dan Prosedur Ginekologi Risiko Tinggi?
  • A. KD bukan metode kontrasepsi rutin; edukasi pilihan kontrasepsi jangka panjang (pil, suntik, implan, IUD) setelah masa krisis terlewati.
  • B. Tidak terdapat skor diagnostik baku untuk indikasi KD; penentuan didasarkan pada kriteria klinis berikut:
  • C. Mendemonstrasikan kompetensi konseling dan prosedur kontrasepsi dengan prinsip keselamatan pasien dalam format OSCE.
  • D. Menerapkan WHO Surgical Safety Checklist yang diadaptasi dan prosedur time-out pada tindakan ginekologi minor.
🔒 KUNCI JAWABAN — KHUSUS KONSUMSI DOSEN / DPK (Bukan untuk Mahasiswa)
No. 1 → D
No. 2 → A
No. 3 → A
No. 4 → C
No. 5 → C
No. 6 → A
No. 7 → B
No. 8 → A
No. 9 → A
No. 10 → C