← Dashboard|Perpustakaan Digital Obsos
Tugas & Ujian Akademik  ›  Quiz 2 (Akhir Sesi 2)
QUIZ 2 (AKHIR SESI 2)

Quiz 2 — Penilaian Pemahaman Modul 06–10

SUMBER MATERI
Buku 3 (integrasi), Buku 3 Bab 4, Buku 3 Bab 5, PPK Kehamilan Tidak Diinginkan, PPK-07 + PPK-KTD (review)
CAKUPAN MODUL
Modul 06–10
BENTUK
MCQ · 10 Soal
Petunjuk: Pilih satu jawaban yang PALING TEPAT untuk setiap soal. Setiap soal bernilai 10 poin (total 100 poin).
Soal Pilihan Ganda
1. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 09 (Studi Kasus Terintegrasi Kehamilan Remaja dan KTD Lintas Sektor) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: epidemiologi, skrining, aspek etik-medikolegal, kolaborasi multidisiplin, hingga dukungan berkelanjutan.
  • B. Menerapkan alur diagnosis dan tata laksana kehamilan remaja sesuai PPK-07.
  • C. Skrining risiko obstetri spesifik pada kehamilan remaja ditetapkan berdasarkan nilai ambang laboratorium dan klinis berikut, merujuk pembaruan ambang hemoglobin WHO 2024 [3] dan rekomendasi PNPK Preeklamsia POGI/HKFM [10] :
  • D. Menjelaskan epidemiologi dan faktor risiko kehamilan remaja di Indonesia dan global.
2. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 08 (Dukungan Berkelanjutan Pasca-Persalinan atau Pasca-Keputusan) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Kehamilan remaja adalah kehamilan yang terjadi pada perempuan berusia 10–19 tahun, sesuai batasan usia remaja menurut WHO, yang terbagi menjadi remaja awal (10–14 tahun) dan remaja akhir (15–19 tahun) [1] .
  • B. Menyusun rencana dukungan berkelanjutan pasca-persalinan remaja atau pasca-keputusan KTD.
  • C. Sesi role-play konseling kehamilan remaja bersama simulated patient/teman sejawat, dinilai menggunakan lembar Mini-CEX oleh instruktur, berfokus pada teknik komunikasi non-judgmental dan pelibatan keluarga/wali secara tepat.
  • D. Menjelaskan risiko obstetri spesifik yang meningkat pada kehamilan usia remaja.
3. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kolaborasi Multidisiplin: Obstetri-Ginekologi, Psikologi, Pekerja Sosial, dan Hukum) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu minimal 6 kali kunjungan (1 kali trimester I, 2 kali trimester II, 3 kali trimester III) sesuai Permenkes No.
  • B. Skrining risiko obstetri spesifik pada kehamilan remaja ditetapkan berdasarkan nilai ambang laboratorium dan klinis berikut, merujuk pembaruan ambang hemoglobin WHO 2024 [3] dan rekomendasi PNPK Preeklamsia POGI/HKFM [10] :
  • C. Menjelaskan peran konkret psikolog dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
  • D. Diagnosis KTD ditegakkan berdasarkan kombinasi tiga unsur berikut:
4. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 09 (Studi Kasus Terintegrasi Kehamilan Remaja dan KTD Lintas Sektor) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Melakukan skrining risiko obstetri dan psikososial spesifik pada kehamilan remaja.
  • B. Mendemonstrasikan keterampilan konseling kehamilan remaja dengan prinsip shared decision making.
  • C. Edukasi nutrisi ibu hamil remaja dan pengenalan tanda bahaya kehamilan yang memerlukan pemeriksaan segera
  • D. Mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8 dalam analisis kasus lintas sektor.
5. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 06 (Kolaborasi Multidisiplin: Obstetri-Ginekologi, Psikologi, Pekerja Sosial, dan Hukum) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Menjelaskan aspek klinis, etik, dan medikolegal penanganan kehamilan tidak diinginkan (KTD) sesuai regulasi Indonesia.
  • B. Menjelaskan batasan hukum aborsi di Indonesia sebagai kerangka wajib sebelum pembahasan opsi klinis pada KTD.
  • C. Edukasi nutrisi ibu hamil remaja dan pengenalan tanda bahaya kehamilan yang memerlukan pemeriksaan segera
  • D. Menjelaskan peran dan mekanisme kolaborasi multidisiplin dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
6. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 07 (Panduan Praktik Klinis Kehamilan Tidak Diinginkan: Alur Layanan dan Rujukan) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Pelayanan Antenatal Care (ANC) terpadu minimal 6 kali kunjungan (1 kali trimester I, 2 kali trimester II, 3 kali trimester III) sesuai Permenkes No.
  • B. Menjelaskan besaran dan tren kehamilan remaja di Indonesia berdasarkan data nasional terkini.
  • C. Penjelasan seluruh opsi yang tersedia secara hukum beserta konsekuensi medis, psikologis, dan hukum masing-masing, disampaikan dalam bahasa yang mudah dipahami dan bebas dari penghakiman.
  • D. Kehamilan remaja adalah kehamilan yang terjadi pada perempuan berusia 10–19 tahun, sesuai batasan usia remaja menurut WHO, yang terbagi menjadi remaja awal (10–14 tahun) dan remaja akhir (15–19 tahun) [1] .
7. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 10 (Simulasi OSCE Konseling Kehamilan Remaja/KTD dan Review PPK) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: epidemiologi, skrining, aspek etik-medikolegal, kolaborasi multidisiplin, hingga dukungan berkelanjutan.
  • B. Menjelaskan peran konkret psikolog dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
  • C. Menyusun rencana dukungan berkelanjutan pasca-persalinan remaja atau pasca-keputusan KTD.
  • D. Mendemonstrasikan kompetensi konseling kehamilan remaja/KTD dalam format OSCE.
8. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 08 (Dukungan Berkelanjutan Pasca-Persalinan atau Pasca-Keputusan) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Menjelaskan peran konkret psikolog dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
  • B. Menyusun rencana dukungan berkelanjutan pasca-persalinan remaja atau pasca-keputusan KTD.
  • C. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: epidemiologi, skrining, aspek etik-medikolegal, kolaborasi multidisiplin, hingga dukungan berkelanjutan.
  • D. Merancang rencana tindak lanjut pascapersalinan atau pascakeputusan pada kasus kehamilan remaja dan KTD.
9. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 07 (Panduan Praktik Klinis Kehamilan Tidak Diinginkan: Alur Layanan dan Rujukan) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Menyusun rencana dukungan berkelanjutan pasca-persalinan remaja atau pasca-keputusan KTD.
  • B. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: epidemiologi, skrining, aspek etik-medikolegal, kolaborasi multidisiplin, hingga dukungan berkelanjutan.
  • C. Diagnosis KTD ditegakkan berdasarkan kombinasi tiga unsur berikut:
  • D. Menjelaskan peran konkret psikolog dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 10 (Simulasi OSCE Konseling Kehamilan Remaja/KTD dan Review PPK) pada mata kuliah Kehamilan Remaja dan Kehamilan Tidak Diinginkan?
  • A. Menyusun rencana dukungan berkelanjutan pasca-persalinan remaja atau pasca-keputusan KTD.
  • B. Modul ini mengulas kembali PPK-07 dan PPK Kehamilan Tidak Diinginkan sebagai persiapan OSCE station konseling kehamilan remaja dan KTD.
  • C. Menjelaskan peran konkret psikolog dalam penanganan kehamilan remaja dan KTD.
  • D. Modul ini mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8: epidemiologi, skrining, aspek etik-medikolegal, kolaborasi multidisiplin, hingga dukungan berkelanjutan.
🔒 KUNCI JAWABAN — KHUSUS KONSUMSI DOSEN / DPK (Bukan untuk Mahasiswa)
No. 1 → A
No. 2 → B
No. 3 → C
No. 4 → D
No. 5 → D
No. 6 → C
No. 7 → D
No. 8 → D
No. 9 → C
No. 10 → B