1. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 03 (Tangga Analgesik WHO dan Manajemen Gejala Non-Nyeri) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Mengidentifikasi hambatan koordinasi tim paliatif dan menyusun strategi mengatasinya.
- B. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
- C. Menjelaskan prinsip pengambilan keputusan bersama keluarga pada fase akhir kehidupan.
- D. Perawatan akhir kehidupan di Indonesia berlangsung dalam kerangka hukum dan etik yang khas, memerlukan pemahaman mendalam dari setiap subspesialis Obstetri Ginekologi Sosial.
2. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Penilaian Multidimensi: Fisik, Nyeri, Psikologis, Spiritual, Sosial) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
- B. Modul ini mengulas kembali PPK-17 sebagai persiapan OSCE station komunikasi paliatif dan family meeting.
- C. Mengintegrasikan seluruh materi Modul 1-8 dalam analisis kasus paliatif ginekologi.
- D. Modul ini mengintegrasikan Modul 1-8: filosofi paliatif, penilaian multidimensi, manajemen nyeri, tim multidisiplin, hingga advance care planning.
3. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Penilaian Multidimensi: Fisik, Nyeri, Psikologis, Spiritual, Sosial) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
- B. Mendemonstrasikan kompetensi komunikasi paliatif dalam format OSCE.
- C. Menjelaskan struktur dan prinsip kerja tim multidisiplin paliatif.
- D. Memfasilitasi pengambilan keputusan akhir kehidupan dan menyusun advance care planning.
4. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 01 (Filosofi dan Kriteria Trigger Perawatan Paliatif pada Obstetri-Ginekologi) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Komunikasi efektif antaranggota tim merupakan penentu keberhasilan perawatan paliatif interdisiplin.
- B. Menjelaskan struktur dan peran masing-masing anggota tim multidisiplin paliatif.
- C. Menjelaskan filosofi perawatan paliatif dan kriteria trigger untuk memulai pendekatan paliatif pada kasus obstetri-ginekologi.
- D. Dukungan bagi keluarga tidak berhenti pada saat pengambilan keputusan medis, melainkan berlanjut secara aktif selama fase menjelang kematian pasien (dying phase) hingga periode setelah kematian.
5. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Penilaian Multidimensi: Fisik, Nyeri, Psikologis, Spiritual, Sosial) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Pengambilan keputusan pada fase akhir kehidupan merupakan salah satu tugas paling menuntut kepekaan etik dalam perawatan paliatif Obstetri-Ginekologi.
- B. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
- C. Menjelaskan prinsip penilaian multidimensi pada pasien paliatif Obstetri-Ginekologi.
- D. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
6. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Penilaian Multidimensi: Fisik, Nyeri, Psikologis, Spiritual, Sosial) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Penilaian psikologis pada pasien paliatif Obstetri-Ginekologi mencakup skrining kecemasan, depresi, dan distres eksistensial.
- B. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
- C. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
- D. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
7. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 04 (Panduan Praktik Klinis Perawatan Paliatif Ginekologi Holistik) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
- B. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
- C. Tata laksana bersifat holistik-interdisipliner mencakup empat domain (fisik, psikologis, sosial, spiritual) yang berjalan paralel sejak fase paliatif dini hingga fase pasca-kematian (bereavement).
- D. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
8. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 03 (Tangga Analgesik WHO dan Manajemen Gejala Non-Nyeri) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Menjelaskan tangga analgesik WHO dan penerapannya pada pasien Obstetri-Ginekologi.
- B. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
- C. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
- D. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
9. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 04 (Panduan Praktik Klinis Perawatan Paliatif Ginekologi Holistik) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.
- B. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
- C. Menerapkan panduan perawatan paliatif ginekologi holistik sesuai PPK-17.
- D. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
10. Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT menggambarkan capaian pembelajaran atau substansi Modul 02 (Penilaian Multidimensi: Fisik, Nyeri, Psikologis, Spiritual, Sosial) pada mata kuliah Perawatan Paliatif Obstetri-Ginekologi?
- A. Edmonton Symptom Assessment System (ESAS), dan versi revisinya ESAS-r, merupakan instrumen penilaian gejala yang paling banyak digunakan dalam perawatan paliatif di dunia karena kesederhanaan dan validitasnya yang baik.
- B. Menerapkan tangga analgesik WHO dan manajemen gejala non-nyeri pada pasien paliatif ginekologi.
- C. Penilaian multidimensi merupakan fondasi seluruh rencana perawatan paliatif.
- D. Kebutuhan spiritual sering terabaikan dalam praktik klinis konvensional, padahal berperan besar dalam membentuk makna penderitaan dan harapan pasien.