← Dashboard|Perpustakaan Digital Obsos
MK-12  โ€บ  Semester 3  โ€บ  Periode 2  โ€บ  Sesi 1
MODUL 02

Pelaksanaan Program Kespro Menjangkau Kelompok Rentan di Luar Fasilitas Kesehatan

SUMBER MATERI
Pedoman Kespro Masyarakat-01 (lanjutan)
AKTIVITAS
Tugas Personal 1
Capaian Pembelajaran Modul
  • Merancang pelaksanaan program kespro yang menjangkau kelompok rentan di luar fasilitas kesehatan.
Uraian Materi

PEDOMAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAANPROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS MASYARAKAT: 1.2 Analisis Situasi Berbasis Data Epidemiologi Lokal

Perencanaan program yang baik wajib dimulai dari analisis situasi (situational analysis) menggunakan data epidemiologi setempat, bukan asumsi umum. Pendekatan ini sejalan dengan metodologi analisis situasi yang digunakan dalam Pedoman Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas (Kemenko PMK, Kemendagri, dan BKKBN, 2023), yang mensyaratkan pemetaan jumlah penduduk, kematian ibu dan bayi, stunting, serta kondisi sosial-ekonomi wilayah sebagai dasar rencana kegiatan. Dinas Kesehatan/Puskesmas pengampu program WAJIB mengisi dan memutakhirkan data berikut sebelum menyusun rencana kerja, dengan sumber data resmi โ€” bukan data yang dikarang:

No Indikator Situasi Lokal Sumber Data Rujukan Keterangan Pengisian 1 Angka Kematian Ibu (AKI) wilayah kerja Laporan Kematian Ibu Puskesmas/Dinkes, SDKI, Profil Kesehatan Kab/Kota [Diisi data terbaru wilayah] 2 Cakupan Kunjungan Antenatal (K1/K4) Sistem Informasi Kesehatan (SIK)/e-Kohort Puskesmas [Diisi data terbaru wilayah] 3 Cakupan peserta KB aktif Laporan BKKBN/Dinkes setempat; Rumah Data Kependudukan BKKBN (rumahdataku.bkkbn.go.id) [Diisi data terbaru wilayah] 4 Prevalensi pernikahan usia anak Data Dukcapil/Pengadilan Agama setempat [Diisi data terbaru wilayah] 5 Kasus kekerasan berbasis gender terlaporkan UPTD PPA, P2TP2A, Puskesmas Ramah Anak [Diisi data terbaru wilayah] 6 Sebaran geografis wilayah sulit akses Peta wilayah kerja Puskesmas, data BPS [Diisi data terbaru wilayah]

Catatan: Dokumen ini tidak mencantumkan angka cakupan atau statistik program secara spesifik karena data tersebut bersifat dinamis dan wajib bersumber dari data primer wilayah kerja masing-masing, bukan estimasi atau data yang dikarang oleh penyusun pedoman.

PEDOMAN PERENCANAAN DAN PELAKSANAANPROGRAM KESEHATAN REPRODUKSI BERBASIS MASYARAKAT: 1.3 Kesenjangan yang Mendorong Perlunya Pedoman

Keterbatasan jangkauan layanan klinis di wilayah geografis sulit, sehingga peran kader dan Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) menjadi penting.

Rendahnya literasi kesehatan reproduksi di tingkat keluarga dan masyarakat, termasuk stigma terhadap layanan KB dan kesehatan reproduksi remaja.

Belum optimalnya koordinasi lintas sektor (kesehatan, pendidikan, sosial, agama, penegak hukum) dalam penanganan kasus kesehatan reproduksi yang kompleks, termasuk kekerasan berbasis gender.

Perlunya penggerak teknis yang memahami dimensi klinis sekaligus sosial, yaitu tenaga Subspesialis Obstetri Ginekologi Sosial (Obginsos) sebagaimana diatur dalam standar kompetensi nasional.

Pertanyaan Diskusi
Jawab pertanyaan berikut pada halaman forum diskusi bersama. Mahasiswa dinyatakan aktif apabila menjawab minimal 2 pertanyaan dosen pada modul ini.
  • Kelompok rentan apa saja yang paling sulit dijangkau oleh layanan kespro konvensional di wilayah kerja Anda?
  • Strategi outreach apa yang efektif untuk menjangkau kelompok tersebut?
Tugas Personal 1
Materi: Modul 1-2

Identifikasi satu kelompok rentan di wilayah kerja Anda yang sulit mengakses layanan kespro, dan susun strategi outreach sederhana untuk menjangkau mereka.

Referensi

Pedoman Kespro Masyarakat + Pedoman MISP + Pedoman Sisinfo Masyarakat + Pedoman Audit MPNM โ€” Seri Buku Ajar Obstetri Ginekologi Sosial.

Keputusan Ketua Konsil Kesehatan Indonesia Nomor HK.01.02/KKI/1318/2026 tentang Standar Kompetensi Dokter Spesialis dan Subspesialis Bidang Obstetri dan Ginekologi.